Tampilkan postingan dengan label teman-teman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label teman-teman. Tampilkan semua postingan

Kamis, 23 September 2010

seperti berada dalam layar kaca, sandiwara.

lagi-lagi hidup gue layaknya ftv atau reality show yang membahas serta mengupas tuntas realigi, memuakkan. masih teringat jelas 2,5 tahun yang lalu malem-malem bokap gue memaki nyokap gue dengan kata-kata yang sama sekali ga ada pantes-pantesnya dia katakan ke istri yang amat sangat sabar dalam menghadapi sikap tempramentnya selama bertahun-tahun dan gue cuma bisa diem karena takut kena pukul bokap gue kalau gue berani ikut campur. sebegitu rumitkah urusan orang dewasa ? membuat gue ga mau pernah untuk menjadi dewasa. subuhnya bokap gue udah bangun dan gue yang udah melek harus pura-pura masih merem, tiba-tiba dia teriak-teriak dan masuk ke kamar gue cuma untuk bilang "anggap saja papa sudah mati, papa ga akan balik lagi" amat sangat menyakitkan tapi gue cuma bisa diam ditemani backsound tangisan campur jeritan adek perempuan gue yang masih duduk dibangku SMP (adek gue yang cowo sekolah di klaten ikut mbah gue dan amat beruntunglah dia ga ada dirumah) dan nyokap gue juga cuma bisa diem seiring mesin motor nyala, bokap gue berlalu entah kemana. setelah setahun dia pulang lagi karena bude gue dari paris dateng dan hanya mau dianter jalan-jalan sama bokap gue sewaktu ada di Indonesia. BANGSATT !!

kedua, gue dapet pacar pertama yang baik tapi beda keyakinan mungkin prinsip juga. persis sama kaya film 2 HATI "seorang lelaki muslim, seorang gadis katolik. mungkinkah mereka akan bahagia sampai akhir ?" jawabannya TIDAK. lagi-lagi cerita hidup yang miris menimpa gue, cerita yang bisa orang-orang tonton secara murahan di bioskop-bioskop dan gue hanya bisa MENANGIS nahan semuanya ini. sendirian, ya hanya sendirian.

Dan belum lama ini ada lagi aja kemirisan menimpa gue, sampe gue juga ga sempet memperhatikan blog ini lagi. tepatnya tanggal 5 September 2010 gue ketemu temen lama gue waktu SMP di dalem bus Raymond namanya  dan semua terlihat baik-baik saja. dia pinjem handphone gue untuk sms sodaranya, katanya. tapi pada akhirnya dia nyuruh gue untuk nemenin dia nunggu sodaranya yang mau jemput dia di RS. Bella dan gue ga bisa nolak karena handphone gue lagi sama dia (dia jg ngancem gitu kalo hp gue lagi sama dia) MONYET.

enggak lama hp gue bunyi ada sms dari temen gue yang mau kerumah mau minjem syall buat ikutan kuis disalah satu stasiun TV. mau ga mau dia harus jemput gue dulu di RS Bella karena dia juga belum tau letak rumah gue juga. singkat cerita Raymond ga enak sama gue dan temenya, dia ngembaliin handphone ke gue tapi dia nyuruh gue minjemin motor temen gue buat dia beli pulsa sebentar dan gue ga mau minjemin, gue suruh dia minjem sendiri ke temen gue. akhirnya dilakuin juga sama dia sendiri karena dia juga dah capek ngebujuk gue tapi ga mempan juga, sama temen gue langsung dikasih gitu aja. kejadian jam 9 malem, jam 10 malem belom balik juga si Raymond gue coba telp tapi pura-pura jadi orang laen. puncaknya jam 11 malem gue telp terus gue maki-maki, nomor langsung ga aktif lagi dan motor LENYAPP.

bener-bener ga abis dipikir pake logika, temen lama bisa kaya gitu sama gue. gue jadi korban curamor tapi yang ngambil gue tau orangnya, ngambil motornya juga gue tau. TOLOL. kapan motornya ketemu ? enggak tau.

Selasa, 17 Agustus 2010

akhirnya baikan juga --,--

uhuyy.. akhirnya sahabat saya yang saya ceritakan dibawah posting ini baikan lagi sama pacarnya, syukurlah.mereka berdua memang suka membuat kejutan yang suka bikin jantung mau copot *hahahaha. saya selalu akan mendoakan keababilan kalian menjadi suatu proses dimana nantinya kalian akan duduk berdua di pelaminan dan akan memproduksi keponakan-keponakan yang lucu untuk saya. amin (berharap abis baca postingan ini, orang-orang yang bersangkutan memboyong saya ke bioskop buat ditraktir nonton *uhuyy)

walaupun akhirnya saya mendapat makian dari keduanya sewaktu postingan pertama saya tentang mereka berdua harus beredar di dunia maya secara gamblang *padahal ga saya perjelas namanya dan tanpa sensor. mengikuti kisah cinta mereka bagaikan makan kacang rebus di abang-abang yang mangkal kalo lagi ada yang nanggep layar tancep (kalo lagi beruntung dapet kacang yang enak, kalo ga dapet yang pada busuk. persis kaya kalian berdua kalo lagi beruntung romantis, kalo ga beruntung berantem mulu *ampunnn)

ujungannya saya hanya akan terus dan selalu mendoakan kalian semoga kalian bahagia selalu dan cepat-cepat membuatkan saya keponakan, yayayayaya :)
 

Minggu, 15 Agustus 2010

curhatan temen semalam -__-"

lagi asik-asiknya baca novel yang baru gue beli sambil dengerin MP3 tiba-tiba ada pesan masuk ke handphone dan isinya luapan kegundahan hati gadis patah hati yang tidak lain dan tidak bukan adalah sahabat gue sendiri. ternyata benar, penyakit yang paling membahayakan dimuka bumi ini adalah seseorang yang sedang dilanda cinta. taman di depan rumah yang indah bisa terlihat semakin indah, tetapi bisa juga terlihat menjadi semak belukar yang tak bersahabat seolah ingin menerkammu yang sedang memperhatikannya.

harus lagi dan lagi kudengar dia bertengkar dengan kekasih yang sangat ia cintai saat ini hanya karena permasalahan sepele, karena dia tidak memperkenalkan kekasihnya itu pada mantan pacarnyadulu pada saat mereka berpapasan di dalam gereja. padahal yang harus mereka pikirkan berdua bukan hanya keegoisan satu sama lain, melainkan apa yang baru saja mereka terima yaitu Firman Tuhan. Firman dimana semua cinta yang mereka cari dalam hidup ini bersumber, bukan meributkan masalah sepeleh seperti itu atas dasar cinta dapat membuat membuat manusia menjadi gila.

dan tak lama kemudian, setelah aku membalas pesan dari sahabatku. handphoneku bergetar lagi dan sekarang bukan dari sahabatku melainkan dari kekasihnya yang juga aku kenal karena memang aku yang membuat mereka bertemu *makcomblang. dia pun mengeluhkan kejadian beberapa jam lalu yang telah menimpanya sebagai kemalangan karena merasa tidak diakui bahkan dihargai oleh sahabatku. terus terang aku bingung, tidak tau harus memihak siapa ? dan memang seharusnya aku tidak memihak dan membiarkan mereka menyelesaikan masalah internal mereka berdua. tohh aku pun bukan  peri yang bisa membuat segalanya menjadi tetap terlihat indah dan berakhir happy ending seperti dongeng cinderella yang biasa kutonton semasa kecil.

hey kalian, bukalah mata kalian berdua !! masalah bukan hadir dari luar, melainkan dari diri kalian masing-masing yang tetap berpegang teguh pada keegoan diri yang sulit tergoyah karena gengsi. kalian tidak sedang berperang untuk mencari siapa pemenangnya melainkan untuk melengkapi satu sama lain dan menutupi kekurangan kalian berdua dari beribu-ribu mata yang mengintai kalian diluar sana. aku bukan merasa terbeban tapi hanya sedikit heran, apakah baik menebar permasalahan yang seharusnya diselesaikan secara dewasa dan tentunya kalianpun sudah cukup umur untuk dapat bermusyawarah dengan baik. HEY, sekali lagi kalian sudah dewasa :)